Halaman

    Social Items

"Aku rela dipenjara bersama buku, karena dengan buku aku bebas." — Mohammad Hatta
"Tahu kau mengapa aku sayangkan kau? Karena kau suka membaca, dan kau tulis apa yang kau baca." — Pramoedya Ananta Toer
"Jika ingin menghancurkan sebuah bangsa, hancurkan buku-bukunya terlebih dahulu." — Milan Kundera



pbwp - Sudah bukan rahasia umum bahwa mayoritas anak-anak di Indonesia sudah bermain handphone sejak kecil. Orang tua memberikan akses pada HP dengan harapan anak anteng dan tidak rewel.

Di balik itu ternyata bermain HP dalam durasi lama dan terlalu sering bisa berdampak kirang baik pada tumbuh kembang anak. Mulai dari kecanduan, mudah rewel, tidak fokus, hinga speech delay. Belum lagi dampak dari tontonan yang dikonsumsi, anak-anak sesekali mendapatkan tontonan dan informasi yang seharusnya belum boleh dilihat.

Dari sisi orang tua hendaknya bisa mengontrol hal tersebut dengan membatasi waktu tonton misalnya hanya boleh pada hari-hari tertentu saja dalam seminggu, berapa lama anak diperbolehkan menonton hp dan melakukan setting pembatasan konten tertentu saja agar tontonan dapat terfilter untuk anak.

Selain itu, upaya seperti memberikan alternatif mainan juga bisa mengurasi kecanduan anak pada gadget. Jenis mainan-mainan edukatif sangat disarankan untuk merangsang kreatifitas, imajinasi dan kemampuan motorik anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.

Mainan edukasi adalah sarana bermain yang dirancang untuk melatih kemampuan sensorik, motorik halus, dan kognitif anak. Pilihan mainan harus disesuaikan dengan tahapan usia agar anak tidak bosan dan perkembangannya terstimulasi secara maksimal.

Ngomongin mainan edukatif, Pojok Baca Weron People coba menghadirkannya sebagai salah satu alternatif tempat bermain dan membaca. Ada beberapa koleksi permainan yang bisa dimainkan oleh anak-anak bahkan bersama orang tuanya. Apa saja? ini dia daftarnya:


1. Ular Tangga
Permainan ular tangga adalah permainan papan klasik yang dimainkan oleh dua orang atau lebih di atas kotak-kotak bernomor (biasanya 100 kotak). Pemain bergerak menggunakan dadu, di mana gambar tangga akan menaikkan posisi pemain, sementara gambar ular akan menjatuhkan pemain ke kotak yang lebih rendah.


2. Catur
Catur adalah permainan strategi papan yang dimainkan oleh dua orang dengan tujuan melakukan skakmat (mengancam raja lawan agar tidak bisa melarikan diri). Permainan ini menggunakan 16 buah bidak di atas papan berpetak 8x8.


3. Jenga
Jenga adalah permainan keterampilan fisik dan mental yang mengharuskan pemain menyusun dan memindahkan balok-balok kayu dari sebuah menara tanpa merobohkannya. Nama ini berasal dari kata bahasa Swahili "kujenga" yang berarti "membangun". Permainan ini ditemukan pada awal 1970-an oleh Leslie Scott.


4. Puzzle Kayu Tetris
Puzzle Tetris adalah permainan teka-teki yang mengharuskan pemain menyusun kepingan balok geometris (tetromino) secara strategis. Kepingan ini terdiri dari empat kotak yang terhubung. Tujuan utamanya adalah mengisi garis horizontal agar penuh tanpa celah.

Permainan ini awalnya dikembangkan oleh seorang insinyur perangkat lunak asal Uni Soviet bernama Alexey Pajitnov pada tahun 1984. Nama "Tetris" sendiri merupakan gabungan dari kata "tetra" (bahasa Yunani yang berarti empat) dan tenis, yang merupakan olahraga favorit Pajitnov.


5. Puzzle Hidden Block
Puzzle hidden block adalah permainan asah otak (edukatif) atau teka-teki yang mengharuskan pemain menyusun serangkaian bentuk balok. Tantangannya adalah mengatur balok-balok tersebut agar sesuai dengan pola tertentu, atau menyembunyikan/menampilkan warna spesifik sesuai target kartu.


6. Macanan
Macanan mengacu pada berbagai warisan budaya tradisional di Jawa dan Madura yang erat kaitannya dengan simbolisme harimau (macan). Istilah ini paling umum merujuk pada kesenian tari/arak-arakan (seperti Singo Barong atau Can-macanan Kadduk) atau permainan papan tradisional khas Jawa.


7. Mainan Susun Balok
Mainan susun balok adalah alat permainan edukatif berupa potongan-potongan balok (dari kayu atau plastik) yang dapat dirangkai atau ditumpuk. Permainan ini berfungsi mengasah kreativitas, melatih kemampuan motorik halus, dan mengenalkan konsep bentuk serta keseimbangan pada anak.



Semoga kehadiran aneka permainan edukatif di Pojok Baca Weron People bisa menjadi alternatif bagi anak-anak untuk bermain bersama teman-temannya dan sesaat tidak bermain handphone.

Yuk cobain mainan edukatif di Pojok Baca Weron People, kami tunggu ya.


Salam Literasi,
Tim Redaksi Pojok Baca Weron People



Daftar Mainan Edukatif di Pojok Baca Weron People




pbwp - Sudah bukan rahasia umum bahwa mayoritas anak-anak di Indonesia sudah bermain handphone sejak kecil. Orang tua memberikan akses pada HP dengan harapan anak anteng dan tidak rewel.

Di balik itu ternyata bermain HP dalam durasi lama dan terlalu sering bisa berdampak kirang baik pada tumbuh kembang anak. Mulai dari kecanduan, mudah rewel, tidak fokus, hinga speech delay. Belum lagi dampak dari tontonan yang dikonsumsi, anak-anak sesekali mendapatkan tontonan dan informasi yang seharusnya belum boleh dilihat.

Dari sisi orang tua hendaknya bisa mengontrol hal tersebut dengan membatasi waktu tonton misalnya hanya boleh pada hari-hari tertentu saja dalam seminggu, berapa lama anak diperbolehkan menonton hp dan melakukan setting pembatasan konten tertentu saja agar tontonan dapat terfilter untuk anak.

Selain itu, upaya seperti memberikan alternatif mainan juga bisa mengurasi kecanduan anak pada gadget. Jenis mainan-mainan edukatif sangat disarankan untuk merangsang kreatifitas, imajinasi dan kemampuan motorik anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.

Mainan edukasi adalah sarana bermain yang dirancang untuk melatih kemampuan sensorik, motorik halus, dan kognitif anak. Pilihan mainan harus disesuaikan dengan tahapan usia agar anak tidak bosan dan perkembangannya terstimulasi secara maksimal.

Ngomongin mainan edukatif, Pojok Baca Weron People coba menghadirkannya sebagai salah satu alternatif tempat bermain dan membaca. Ada beberapa koleksi permainan yang bisa dimainkan oleh anak-anak bahkan bersama orang tuanya. Apa saja? ini dia daftarnya:


1. Ular Tangga
Permainan ular tangga adalah permainan papan klasik yang dimainkan oleh dua orang atau lebih di atas kotak-kotak bernomor (biasanya 100 kotak). Pemain bergerak menggunakan dadu, di mana gambar tangga akan menaikkan posisi pemain, sementara gambar ular akan menjatuhkan pemain ke kotak yang lebih rendah.


2. Catur
Catur adalah permainan strategi papan yang dimainkan oleh dua orang dengan tujuan melakukan skakmat (mengancam raja lawan agar tidak bisa melarikan diri). Permainan ini menggunakan 16 buah bidak di atas papan berpetak 8x8.


3. Jenga
Jenga adalah permainan keterampilan fisik dan mental yang mengharuskan pemain menyusun dan memindahkan balok-balok kayu dari sebuah menara tanpa merobohkannya. Nama ini berasal dari kata bahasa Swahili "kujenga" yang berarti "membangun". Permainan ini ditemukan pada awal 1970-an oleh Leslie Scott.


4. Puzzle Kayu Tetris
Puzzle Tetris adalah permainan teka-teki yang mengharuskan pemain menyusun kepingan balok geometris (tetromino) secara strategis. Kepingan ini terdiri dari empat kotak yang terhubung. Tujuan utamanya adalah mengisi garis horizontal agar penuh tanpa celah.

Permainan ini awalnya dikembangkan oleh seorang insinyur perangkat lunak asal Uni Soviet bernama Alexey Pajitnov pada tahun 1984. Nama "Tetris" sendiri merupakan gabungan dari kata "tetra" (bahasa Yunani yang berarti empat) dan tenis, yang merupakan olahraga favorit Pajitnov.


5. Puzzle Hidden Block
Puzzle hidden block adalah permainan asah otak (edukatif) atau teka-teki yang mengharuskan pemain menyusun serangkaian bentuk balok. Tantangannya adalah mengatur balok-balok tersebut agar sesuai dengan pola tertentu, atau menyembunyikan/menampilkan warna spesifik sesuai target kartu.


6. Macanan
Macanan mengacu pada berbagai warisan budaya tradisional di Jawa dan Madura yang erat kaitannya dengan simbolisme harimau (macan). Istilah ini paling umum merujuk pada kesenian tari/arak-arakan (seperti Singo Barong atau Can-macanan Kadduk) atau permainan papan tradisional khas Jawa.


7. Mainan Susun Balok
Mainan susun balok adalah alat permainan edukatif berupa potongan-potongan balok (dari kayu atau plastik) yang dapat dirangkai atau ditumpuk. Permainan ini berfungsi mengasah kreativitas, melatih kemampuan motorik halus, dan mengenalkan konsep bentuk serta keseimbangan pada anak.



Semoga kehadiran aneka permainan edukatif di Pojok Baca Weron People bisa menjadi alternatif bagi anak-anak untuk bermain bersama teman-temannya dan sesaat tidak bermain handphone.

Yuk cobain mainan edukatif di Pojok Baca Weron People, kami tunggu ya.


Salam Literasi,
Tim Redaksi Pojok Baca Weron People



Tidak ada komentar